Audio Meditasi SHD

Audio SHD02 – Meditasi Guru Sejati

Play Audio:

 

Transkrip:

Saudara dan Saudari yang saya kasihi,

Kita lanjutkan praktek meditasi kita. Kita kembali memasuki keheningan menyelami diri, menyingkap segala realitas yang nyata ada di dalam diri kita dan yang meliputi diri kita. Meditasi berikutnya yang saya pandukan adalah meditasi untuk terhubung dengan guru sejati, yang bertahta di pusat hati kita.

Saya telah uraikan bahwa sejatinya ke-ilahi-an ada di dalam diri, maka Tuhan yang tanpa batas, yang tak berupa, yang tak bergatra, mengejawantah menjadi pribadi tertinggi di dalam diri yang kita namakan sebagai sang guru sejati. Maka meditasi kali ini ditujukan/diorientasikan agar kita bisa terhubung dengan sang guru sejati.

(memulai meditasi)

Mulailah dengan kita memberi perhatian pada aliran napas. Sadari sepenuhnya napas yang kita hirup dan kita hembuskan. Rasakan daya kasih yang paling murni, yang mengalir lembut pada diri kita melalui aliran napas. Lalu arahkan perhatian ke pusat hati, ke sebuah titik dimana kasih yang paling murni dalam diri kita memancar. Itu adalah ruang kosong yang berada di balik ulu hati kita. Itulah tahtah sang guru sejati. Sadarilah keberadaan sang guru sejati yang ada di dalam diri kita. Bawa perhatian kita sepenuhnya untuk menyadari sang guru sejati tersebut. Jadikan pusat hati itu sebagai pintu gerbang untuk masuk ke dalam diri meresapi keheningan, untuk selanjutnya terhubung semakin penuh dengan sang guru sejati. Niatkan saja untuk terhubung dengan sang guru sejati dan pasrahkan diri. Saya akan membantu proses ini dengan melantunkan bunyi semesta yang menggetarkan energi kosmik yang paling agung. Ohmmmmm…3x

(didengungkan panjang saat membuang nafas, secara sadar, rasakan getarannya di pusat hati).

Teruskan memberi perhatian ke pusat hati, teruskan menyelami diri. Terimalah semua realitas yang tersingkap. Kita hanya memperhatikan dan menerima apapun yang terjadi. Biarlah kita di bimbing oleh sang guru sejati untuk menyadari semakin utuh tentang keberadaanNya di dalam diri kita. Selamat menyelami diri lanjutkan meditasi ini secukupnya sesuai dengan yang Anda butuhkan. Selami, rasakan, terima semuanya dalam kedamaian.

Rahayu, Rahayu, Rahayu Sagung Dumadi.

(tetap hening meditatif, perhatian tetap ke pusat hati, sampai secukupnya sesuai dengan kebutuhan kita)

–SHD–

Share:
×

Rahayu!

Klik salah satu tim kami dan sampaikan pesan Anda

× Hi, Kami siap membantu Anda