Audio Meditasi SHD

Audio SHD16 – Bapak Angkasa

Play Audio:

 

Transkrip:

Saudara dan Saudari yang saya kasihi,

Pada sesi meditasi kali ini, saya hendak mengajak Anda semua untuk terhubung dengan Sang Hyang Betara Surya sebagai pribadi luhur atau entitas cahaya yang mengampu, bertanggungjawab terhadap semua matahari di jagad raya. Bukan hanya matahari yang ada di tata surya kita.

Sang Hyang Betara Surya, biasa disebut juga sebagai Sang Hyang Bapak Angkasa, yang menjadi asal muasal dari jiwa kita. Jiwa kita adalah manifestasi atau pengejawantahan dari Hyang Suwung. Sebagai pribadi, sang jiwa ini sudah memiliki kehendak bebas, punya kemerdekaan untuk menentukan nasibnya sendiri. Ia dibungkus oleh sebuah lapisan tubuh yang sangat lembut, tersusun dari cahaya yang sangat murni. Inilah kondisi jiwa agung untuk pertamakalinya. Cahaya ini dipancarkan oleh Sang Hyang Betara Surya.

Pada tataran yang lebih konkrit, Sang Hyang Betara Surya melimpahkan anugerahnya kepada kita melalui pancaran sinar matahari yang setiap pagi muncul. Nah, kali ini, mari kita terhubung dengan beliau untuk menerima limpahan api suci dari jagad raya, juga sinar suci dari jagad raya.

(memulai meditasi)

Tetap mulai dengan masuk ke dalam diri, sambungkan diri dengan Sang Guru Sejati. Rasakan kemenyatuan dengan Sang Diri Sejati, lalu dalam tuntunan Sang Diri Sejati sambungkan rasa, hubungkan jiwa, dengan Sang Betara Surya. Haturkan terima kasih kepada beliau. Lalu, rasakan keterhubungan dengan beliau. Niatkan untuk menjadi selaras dengan beliau.

Dalam suasana yang semakin hening – rasakan limpahan energi dari Sang Betara Surya – energi api suci, juga energi sinar suci. Biarlah dengan energi itu jiwa kita semakin jernih, pikiran kita menjadi semakin terang, keberadaan kita semakin mendekati kesempurnaan. Ohmmmmm… 3x.

(didengungkan panjang saat membuang nafas, secara sadar, rasakan getarannya di pusat hati).

Silahkan kedua telapak tangan Anda arahkan ke atas, lengan dinaikkan. Semakin merasakan apapun yang dilimpahkan oleh Sang Hyang Betara Surya. Rasakan semuanya dengan hati yang penuh terima kasih. Ohmmmmm… 3x.

(didengungkan panjang saat membuang nafas, secara sadar, rasakan getarannya di pusat hati).

Jika Anda kemudian sudah merasa nyaman, sudah merasa cukup. Silahkan telapak tangan di pusat dada, telapak tangan kiri dibawah pusar. Sabdakan semuanya selaras, jiwa raga selaras, mikrokosmos-makrokosmos selaras. Kta haturkan terima kasih atas anugerah yang kita terima.

Rahayu, Rahayu, Rahayu Sagung Dumadi.

(tetap hening meditatif, perhatian tetap ke pusat hati, sampai secukupnya sesuai dengan kebutuhan kita)

–SHD–

Share:
×

Rahayu!

Klik salah satu tim kami dan sampaikan pesan Anda

× Hi, Kami siap membantu Anda