Skip to main content
Pijar Kesadaran

KEMBALI MENJADI MURNI

3 April 2025 Setyo Hajar Dewantoro No Comments

Kembali menjadi murni dalam tradisi spiritual murni memiliki makna sebagai berikut,

  1. Kembali menjadi murni berarti kembali kepada karakter jiwa yang paling alami, bebas dari segala faktor pengeruh jiwa; mulai luka jiwa, watak angkara, ilusi, hingga dosa.
  2. Segala luka jiwa dasar penyembuhannya adalah penerimaan yang penuh atas segala peristiwa, dan pengampunan, baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain. Diri terpulihkan saat tidak lagi punya dendam, marah terpendam, rasa kecewa, benci.
  3. Watak angkara tersirnakan saat setiap diri sepenuhnya hidup dengan kasih murni, hanya setia mengikuti segala titah Diri Sejati, luruh keakuan yang menjadi sumber kejahatan.
  4. Ilusi disirnakan dengan keberanian mempertanyakan semua konsep/cerita yang semula sembarang dipercaya, lalu sungguh-sungguh membuka diri untuk masuk pada pengalaman otentik yang menyingkapkan kebenaram.
  5. Dosa diluruhkan lewat kerendahan hati untuk meminta pengampunan, memberkati siapa pun yang menjadi korban angkara murka dari diri kita, menyadari sepenuhnya bersama kasih murni dalam nafas ada pengampunan dari Tuhan.

Adakah cara lain untuk kembali menjadi murni selain HENING? TIDAK ADA. Jalannya memang tunggal: hening kapan pun di manapun – relaksasi yang berlanjut kepada koneksi dengan Diri Sejati yang berbuah purifikasi dan transformasi. Tapi, hening ini bisa disebut dengan banyak nama dan dijalankan dengan beragam cara.

Selamat kembali menjadi murni bagi siapa pun yang sungguh-sungguh memperjuangkannya.

 

Setyo Hajar Dewantoro
31 Maret 2025

Share:

Reaksi Anda:

Loading spinner
×

Rahayu!

Klik salah satu tim kami dan sampaikan pesan Anda

× Hai, Kami siap membantu Anda