Ajaran Pencerahan

CHOCHMAH

28 September 2026 Setyo Hajar Dewantoro No Comments
CHOCHMAH

Ini adalah salah satu Sefirot dalam tradisi Kabbalah. Chochmah bisa diartikan sebagai Kebijaksanaan Ilahi. Inilah salah satu atribut yang berkenaan dengan bagaimana Ein Sof, Sang Sumber Hidup yang tanpa batas, mengejawantahkan diriNya dalam tatanan Jagat Raya. Chochmah adalah salah satu penopang bagi terbangunnya Jagat Raya yang bergerak dalam harmoni.

Dalam sudut pandang lain, Chochmah adalah atribut yang dimiliki oleh Manusia Ilahi. Manusia Ilahi memiliki kualitas kebijaksanaan yang melampaui imajinasi manusia kebanyakan. Manusia Ilahi bersikap dan bertindak dengan Kebijaksanaan Ilahi, ia bergerak spontan karena pikiran, perkataan, dan tindakannya, didorong oleh tuntunan Ruach Ha Kodesh yang bersemayam di relung hati.

Pada akhirnya, kita harus mengerti, Chochmah bukanlah hasil dari membaca mantra secara egoistik. Ia juga bukan hasil dari ritual satanik. Ia adalah karakter yang terbentuk dari konsistensi dari laku hening yang tepat. Chochmah muncul pada siapa pun yang dengan heningnya menjadi terhubung dengan Ruach Ha Kodesh yang bersemayam di ujung tarikan nafas, dan menjadi sadar akan kemenyatuan dengan Ein Sof. Tentu saja, Chochmah sebagai satu atribut karakter, hanya terbangun secara paripurna pada siapa pun yang telah tuntas menjernihkan persepsi, emosi, karma, dan energinya.

Setiap manusia, tentu saja perlu menekuni laku hening dalam rangka mengevolusi jiwanya, agar bisa secara bertahap merealisasikan Chochmah ini secara bertahap. Manusia yang telah mulai menghayati Chochmah, bisa menunjukkan kualitas sebagai berikut: tidak lagi hanyut dalam hasrat egoistik, mulai bisa mengambil keputusan berdasarkan akal sehat yang semakin tidak terbiaskan oleh sisi gelap, bisa punya ketangguhan emosi karena bisa menerima dan berdamai dengan faktor yang memang tak bisa dikendalikan.

Bagi pemula, tentu saja, untuk bisa merealisasikan kualitas Chochmah ini, di samping praktik hening yang tekun, terus memperbaiki kualitas hening berdasarkan umpan balik yang diberikan ahlinya, juga harus rendah hati dan konsisten untuk self audit, journaling, belajar untuk meningkatkan self-awareness dalam keseharian.

 

11 September 2026
Setyo Hajar Dewantoro

Share:

Reaksi Anda:

Loading spinner