
CHESED
Pure Love
Kasih Murni
Kebajikan Sejati
Ein Sof, Sang Misteri, menunjukkan keberadaanNya melalui segala yang ada di Jagat Raya ini. KeberadaanNya menjadi sangat nyata saat kita merenungkan dan menghayati salah satu Saluran IlahiNya: Chesed. Chesed berarti Kasih Murni, Kebajikan Sejati. Atribut ini nyata kita saksikan pada momen seorang ibu menyusui anaknya, Bumi yang memberikan air minum kepada segala binatang yang kehausan, juga hujan yang turun membasahi tanah yang kekeringan, serta saat matahari memberikan cahayanya tanpa harap kembali. Chesed juga jelas bisa kita rasakan di setiap tarikan dan embusan nafas. AnugerahNya, kuasa dan kasihNya, nyata terlimpah bagi diri kita. Kehidupan di Bumi ini, adalah perwujudan dari Kasih MurniNya.
Menemukan dan menyaksikan realitas Ein Sof, memang tak akan tercapai jika kita sibuk melamun, berkhayal, berprasangka, dan sok sibuk menganalisa tanpa mau sungguh-sungguh memperhatikan gerak hidup di tubuh kita sendiri. Adanya energi yang menghidupi tubuh kita, adalah gerbang untuk mengenali realitas Sang Sumber Kehidupan. Hening, adalah jalan kita merasakan dan menyadari keberadaan Ein Sof yang meliputi segala yang ada, dan keberadaan Ruach Ha Kodesh yang bersemayam di relung hati.
Realisasi atribut ini pada diri manusia, sehingga manusia bisa menjalani hidup dengan Kasih Murni dan Kebajikan Sejati, adalah buah dari hening dan keterhubungan yang konsisten dengan Ruach Ha Kodesh. Manusia yang telah menghayati Chesed, tujuan hidupnya adalah menebar kebajikan tanpa diskriminasi, menunjukkan jalan keselamatan pada siapapun juga yang mencarinya. Tapi ia tak pernah memaksa, ia menghargai evolusi jiwa yang berbeda -beda.
Manusia Ilahi, adalah manusia yang tuntas lakunya dalam memurnikan jiwa, meluruhkan semua sisi gelap diri. Sehingga sanubarinya jernih, lalu memancar dan menyebar tanpa halangan energi Chesed dari keberadaan Ruach Ha Kodesh sebagai esensi setiap jiwa. Manusia Ilahi tentu saja terbebas dari sifat serakah, munafik, khianat, licik, tidak adil, dan egoistik.
Hening dengan cara yang tepat dengan ketekunan yang sempurna, adalah KUNCI merealisasikan Sefirot. Maka ini yang selalu saya tekankan: cukuplah hening, tak perlu ritual yang rumit dan aneh-aneh.
14 September 2026
Setyo Hajar Dewantoro
Reaksi Anda:












